Mengenal Daun Ekor Naga , Manfaat dan Efek Samping Untuk Kesehatan
Daun ekor naga, atau ilmiah disebut Rhaphidophora pinnata Schott., adalah tumbuhan yang semakin populer dalam dunia tanaman hias. Namun, apa yang membuat daun ekor naga begitu menarik adalah bukan hanya kecantikan estetikanya. Daun ekor naga juga memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang menarik. Dalam artikel ini, kita akan mengenal lebih dekat daun ekor naga dan melihat berbagai manfaat kesehatan, dan efek sampingnya.
Pengenalan daun ekor naga
Tanaman ekor naga berasal dari Himalaya, merupakan tumbuhan herba, epifit, merambat, memanjat dengan tinggi 5 hingga 20 meter. Akar tanaman ekor naga melekat pada tumpuannya seperti tembok atau pohon dan juga memiliki akar gantung. Batang tanaman ekor naga berwarna hijau dan berbentuk bulat dan memiliki nodus-nodus.
Tanaman ekor naga memiliki daun yang berwarna hijau, berbagi-bagi dan bertoreh serta ujung daunnya meruncing. Spatha berbentuk seperti kano, berwarna hijau dan spadic berbentuk silindris Boyce, 2001; Heyne, 1987; L
emmens and Bunyapraphatsara, 2003). Tanaman ini memiliki habitat yang tersebar luas di Asia selatan hingga Australia (Boyce, 2001; Heyne, 1987; Lemmens and Bunyapraphatsara, 2003).
Tanaman ini memang memiliki daun yang sekilas mirip dengan bentuk ekor naga. Batang tanaman ekor naga tumbuh dengan melilit atau merambat, hingga mencapai tinggi sekitar 15 cm. Batang ini mempunyai akar yang menggantung di udara dan dapat melekat. Di balik bentuknya yang unik, daun ekor naga berkontribusi di dunia pengobatan herbal. Daunnya berkhasiat untuk mengobati beberapa jenis penyakit, serta berguna untuk perawatan kecantikan.
Masyarakat banyak menanam tanaman ini di pot sebagai tanama hias. Masih sedikit yang tahu kalau tanaman daun ekor naga ini dapat bermanfaat sebagai obat herbal.
Penamaan daun ekor naga
Tanaman ini mempunyai nama latin ilmiah rhaphidophora Pinnata Schott. Sementara orang Bali menyebutnya samblung, orang Jawa menyebutnya jalu mampang, sedangkan orang Sunda memberikan nama lolo munding.
Manfaat daun ekor naga bagi kesehatan
Bagi yang mengerti daun ekor naga sebagai bahan jamu / herbal, umumnya masyarakat mengkonsumsi tanaman ini dengan cara meminum air rebusan daun untuk mengobati penyakit kanker, menurunkan lemak tubuh, anti hipertensi reumatik, salah urat (terkilir), batuk dan terapi stroke (Heyne, 1987; Lemmens and Bunyapraphatsara, 2003; Neldawati dan Gusnaedi, 2013).
Karakter simplisia daun ekor naga (Rhapidophora pinnata, Schott) secara makroskopis yakni daun berwarna coklat, berkerut, bau menusuk dan memiliki rasa agak kelat. Secara mikroskopik memperlihatkan adanya kutikula, epidermis atas, epidermis bawah, stomata parasitik, jaringan palisade, jaringan spons dan seludang berkas pengangkut, kadar air 6,63%, kadar sari larut dalam air 19,15%, kadar sari larut dalam etanol 10,35%, kadar abu total 12,05%, dan kadar abu tidak larut dalam asam 0,24% (Rayani (2012).
Penelitian yang dilakukan Syafridah (2011) menunjukkan bahwa kandungan mineral esensial pada daun ekor naga (Rhapidophora pinnata, Schott) terdiri dari kalium (K), natrium (N), kalsium (Ca), besi (Fe) dan Magnesium (Mg).
Dalam daun ekor naga terkandung beberapa senyawa yang berkhasiat bagi kesehatan dan kecantikan, kandungan tersebut diantaranya: senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, Asam panstotenant, fosfor, magnesium, zat besi tanin, triterpenoida/steroida, natrium, kalium, mineral, tanin, alkaloid, dan Saponin.
Berikut daftar manfaat dari tanaman daun ekor naga :
1. Mengobati anemia
2. Mengobati batuk
Rebus dengan 300 ml air hingga tertinggal 200 ml saja. Minum airnya saat masih hangat.
3. Mempercepat pemulihan luka
4.Mengatasi nyeri dan bengkak akibat reumatik
5. Membantu mengobati kelumpuhan (paralysis)
6. Menguatkan tulang
7. Mencegah kanker dan tumor
8. Mengatasi radang kulit
Efek Samping Daun Ekor Naga
Selain adanya manfaat daun ekor naga bagi kesehatan, juga ada efek sampingnya bila dikonsumsi secara berlebihan. Sebenarnya daun ekor naga aman aman saja bila dikonsumsi dalam batas normal, namun bila dikonsumsi secara berlebihan, daun ekor naga malahan akan menimbulkan asam urat, dikarenakan kandungan senyawa asam didalamnya yang cukup tinggi.Selain dapat menyebabkan asam urat, diketahui bahwa kandungan asam panstotenant dalam daun ekor naga, bila dikonsumsi secara berlebihan dapat menimbulkan diare atau mencret. Selain itu bila kita mengkonsumsinya secara berlebihan maka akan memicu munculnya penyakit maag.
Penutup
Daun ekor naga (Rhaphidophora pinnata Schott.) adalah tanaman yang memikat dengan penampilan uniknya dan sejumlah manfaat kesehatan yang menarik. Meskipun begitu, penting untuk diingat bahwa sebelum mengonsumsi daun ekor naga atau menggunakannya sebagai obat herbal, konsultasikan dengan dokter atau ahli herbal terlebih dahulu, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan lain.Terlepas dari itu, menambahkan daun ekor naga ke dalam gaya hidup sehat Anda bisa menjadi pilihan yang baik untuk mendukung kesehatan Anda secara keseluruhan. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna tentang daun ekor naga dan manfaatnya untuk kesehatan.