Cara Membuat Jahe Instan

Yuk Bagikan ..

Jahe adalah rempah-rempah yang populer karena rasa pedas dan aroma yang khas, serta berbagai manfaat kesehatan . Serbuk jahe instan adalah cara praktis untuk menambahkan rasa jahe ke dalam berbagai hidangan, minuman, atau makanan penutup. Anda dapat membuat serbuk jahe instan sendiri di rumah dengan mudah. Dalam artikel ini, kami akan memandu Anda langkah demi langkah tentang cara membuat serbuk jahe instan yang lezat dan berguna.

jahe instan

1. Serbuk gula

Gula jahe instan adalah campuran gula dengan rasa jahe yang nikmat, untuk memberi rasa dan aroma pada berbagai hidangan dan minuman. Selain memberikan cita rasa yang khas, gula jahe instan juga memiliki manfaat kesehatan. Anda dapat membuatnya dengan mudah di rumah. Untuk skala rumah tangga, pembuatan jahe instan akan sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan anggota keluarga. Beberapa manfaat jahe instan untuk kesehatan antara lain adalah :

  1. Menghangatkan tubuh
  2. Meringankan influenza
  3. Mengurangi nyeri haid

Terdapat beberapa jenis jahe yang umum di Indonesia, antara lain jahe merah, jahe putih kecil (jahe emprit) dan jahe putih besar (jahe gajah). Dengan perbedaan karakteristik dan manfaat dari tiap jenis jahe tersebut,  jahe yang seringkali menjadi jahe instan adalah jahe merah. Dengan mengolah jahe menjadi jahe instan, jahe akan tahan lama dan siap seduh . Alat dan bahan pembuatan jahe instan sangat murah dan mudah .

Alat dalam pembuatan jahe instan adalah :

  1. Kompor
  2. Wajan
  3. Blender
  4. Gelas ukur
  5. Pengaduk
pembuatan gula serbuk jahe instan

Keterangan gambar :

Proses pembuatan serbuk gula jahe

  • (a) Bahan
  • (b) Proses penyaringan sari jahe
  • (c) Penyaringan yang kedua
  • (d) Penambahan gula pasir
  • (e) Pengadukan dengan api kecil
  • (f) Pengadukan dan pemanasan terus  hingga mengental
  • (g) Aduk terus hingga saling terpisah
  • (h) Produk jahe serbuk

Bahan -bahan :

  1. Jahe
  2. Gula
  3. Air minum

Proses pembuatan produk  :

  1. Sortasi.
    • Kegiatan sortasi dengan tujuan untuk memilih jahe segar dengan kualitas yang baik dan memisahkan jahe dari pengotor.
  2. Pencucian.
    • Cuci Jahe sampai bersih di bawah air mengalir.
    • Lalu kupas kulit jahe, dan bersihkan jahe kembali sampai bersih.
    • Timbang jahe.
  3. Penghalusan jahe
    • Jahe yang telah terkupas, blender sampai halus, bisa juga parut dengan menggunakan alat parutan tradisional.
    • Bisa juga penghancuran dengan blender. Bila perlu, dapat tambahkan air untuk memudahkan proses pemblenderan.
  4. Penyaringan
    • Penyaringan setelah diblender, saring jahe dan pisahkan antara pati dan filtratnya.
    • Saring jahe hasil blender untuk memisahkan larutan dan ampasnya. Penyaringan dapat menggunakan kain bersih.
    • Proses pemisahan pati dan filtrat membutuhkan waktu sekitar 30 menit samapi dengan 60 menit.
    • Pisahkan pati jahe dan cairan jahe. Bagian yang mengendap di dasar wadah dan berwarna putih pada gambar di bawah ini adalah pati jahe.
  5. Memasak
    • Buang pati jahe .
    • Selanjutnya masak filtrat jahe di atas wajan dengan menambahkan air dan gula pasir dengan perbandingan 1:1:1 (dapat dimodifikasi sesuai selera).
    • Kemudian diaduk secara terus-menerus sampai mengental dengan menggunakan api sedang untuk menghindari gosong.
  6. Pengkristalan
    • Setelah mengental maka sari akan mengkristal dan membentuk serbuk kasar.
  7. Penyerbukan
    • Kemudian serbuk jahe dihaluskan dengan cara serbuk kasar digerus menggunakan ulekan atau degan blender, dan diayak menggunakan ayakan, maka didapatlah serbuk halus.
  8. Organoleptis
    • Selanjutnya dilakukan beberapa uji sederhana yaitu uji organoleptik dengan mengamati parameter: aroma, rasa, tekstur dan warna.
    • Setelah dilakukan pengujian organoletikdidapat hasil yang baik dimana serbuk jahe memiliki aroma aromatik yang khas, rasa yang sedikit pedas, dengan tekstur lembut setelah dilakukan pengayakan dan warna yang dihasilkan setelah dimasak menghasilkan warna kekuningan.
  9. Pengemasan
    • Selanjutnya dilakukan pengemasan serbuk jahe ke dalam pouch plastik sehingga minuman herbal instan jahe dapat dengan mudah dan praktis untuk dinikmati rasa dan khasiatnya dan tak lupa diberi label yang menarik

2. Serbuk jahe instan gula

Berbeda dengan serbuk jahe instan sebelumnya yang digunakan untuk minuman jahe instan, serbuk jahe berikut tanpa persa gula. Sehingga bisa digunakan untuk lebih banyak hal, baik mniuman atau pun makanan.

jahe bubuk

BACA JUGA :  Daun Mint : Kandungan Gizi dan Budidaya Tanam

Salah satu guna membuat serbuk jahe instan adalah supaya jahe lebih lama disimpan. Bahan:

  • 200 gram jahe

Peralatan

  • Oven
  • 1 buah parutan
  • 1 buah botol kaca berpenutup rapat

Cara membuat bubuk jahe:

  1. Parut halus jahe segar yang sudah terkupas. Tuang hasil parutan jahe ke atas loyang.
  2. Oven parutan jahe menggunakan suhu 100 derajat celcius selama 60 menit sampai benar-benar kering. Aduk-aduk sesekali. Dinginkan di suhu ruang.
  3. Haluskan parutan jahe yang sudah kering. Bisa menggunakan blender.
  4. Saring jahe yang sudah haluskan.
  5. Simpan jahe bubuk di dalam wadah kaca berpenutup rapat atau kedap udara.
BACA JUGA :  Budidaya Tanaman Jahe

 
Tips:
Gunakan selalu sendok kering dan baru saat mengambil bubuk jahe.  Agar bubuk jahe lebih awet dengan menjaganya tetap bersih dan kering.

Cara Menggunakan

  1. Tambahkan sejumput serbuk jahe instan ke dalam teh, minuman hangat, atau minuman dingin favorit Anda untuk memberikan rasa jahe yang segar.
  2. Gunakan serbuk jahe instan sebagai bumbu pada hidangan seperti sup, saus, atau salad.
  3. Campurkan serbuk jahe instan ke dalam adonan kue, roti, atau kue kering untuk memberikan sentuhan pedas yang khas.

Sekarang Anda tahu cara membuat serbuk jahe instan sendiri di rumah. Dengan serbuk jahe instan yang siap , Anda dapat dengan mudah menambahkan rasa dan aroma jahe pada berbagai hidangan Anda. Selamat mencoba!

Scroll to Top